Analysis melakukan kegiatan sosial
macam baksos mah udah biasa… tapi gimana ceritenye ye kalau Analysis jualan?
Rugi kagak ya? Kira-kira ada yang beli kagak? Pembelinya cakep kagak? *eh? Kok
pertanyaannya melenceng?? Hehe…
Yaa.. satu lagi ide gila terpikirkan
oleh kami. “Jualan yukss!!” “What??!!!” kira-kira begitulah reaksi lebay kami
ketika salah satu dari mencetuskan ide gokil tersebut.
Yupz, Analysis berencana
mengadakan baksos jilid 2 dalam rangka menyambut bulan penuh berkah, Ramadhan
2013 M. Untuk mengumpulkan dana yang banyak, satu-satu caranya adalah dengan
memutar kembali uang sukarela yang telah kami kumpulkan. MENJUAL. Kata yang
tepat.
Sepakatlah kami menjual yang
katanya namanya ‘es buah melon’ . Namun isinya ketimun. Hehe… nggak bermaksud
menipu kok, cuma mensiasati, hehe… *tertawajahat. Kami teteup menggunakan sirup
melon merk Marjan *tuuhhh… gak bohong kann??
Hari pertama, laku 50 gelas. Wah,
jerih payah kami nggak sia-sia. Taman Kota sebagai objek tempat berjualan kami,
saat itu kebetulan sedang ramai banget. Maka kami berjalan dari satu orang ke
orang yang lain. Awalnya sih malu-malu, lama-lama oke. Kami pede. Tak sedikit
pujian yang kami dapat. “Wah… esnya segerr!!” “Mm… enak!” “Sama dengan buatan
ibu di rumah…” Ahh… senangnya.
Begitu pun hari kedua. Sukses
besar. Kami berhasil melipatgandakan uang yang telah kami kumpulkan sebelumnya.
Meskipun kami bau keringat, capek,
jualan di siang bolong di bawah terik matahari, tapi kalau buat Analysis, apa
sih yang nggak??
0 comments:
Post a Comment